memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Acara akhir pekan ini mengungkapkan perpecahan internal di antara elit partai yang berkuasa di Indonesia menjelang pemilu 2024, SE Asia News & Top Stories

Jakarta – Seorang anggota yang sangat populer dari partai berkuasa di Indonesia telah disorot setelah secara terang-terangan dikeluarkan dari daftar tamu untuk acara Partai Perjuangan Demokrasi Indonesia (PDI-P) baru-baru ini yang bertujuan untuk meningkatkan dukungan di provinsi Jawa Tengah menjelang pemilihan umum 2024.

Gubernur Jawa Tengah, Gangar Pranwu, seolah-olah berada di rumah anjing karena dianggap terlalu ambisius oleh kader partainya.

Ini adalah deja vu politik untuk perlakuan 2013 terhadap gubernur Jakarta saat itu Joko Widodo, yang kemudian dipilih oleh PDI-P sebagai calon presidennya.

Acara pada akhir pekan ini dihadiri sejumlah besar walikota dan wali PDI-P Provinsi Jawa Tengah serta rekan-rekannya di partai tersebut. Calon presiden Puan Maharani, putri ketua umum partai Megawati Soekarnoputri, menyampaikan keynote speech.

Ibu Bawan, mantan Menteri, adalah Ketua Parlemen saat ini.

Saat menjelaskan penghinaan akhir pekan ini, pemimpin PDI-P mengklaim bahwa Gangar jelas-jelas mempromosikan dirinya di media sosial tanpa berkoordinasi dengan partai.

Tuan Gangar, 52, menjalankan saluran YouTube-nya sendiri untuk menampilkan sorotan bisnisnya, menyiarkan aktivitas lain seperti pidato dan kunjungan ke gerai makanan jalanan yang populer di masyarakat.

Klip video 3 menit di awal pandemi pada Maret tahun lalu melihat Gangar berbicara di telepon dengan dokter medis Handoku Gunawan berusia 80 tahun, yang berada di garis depan merawat pasien virus corona. Di dalamnya, Mr. Ginger memeriksa kondisi veteran tersebut dan menyatakan penghargaan serta dorongannya.

Video itu menjadi viral dan dipuji secara luas.

“Terakhir kali, memenangkan pilkada adalah andalan dari peluang seseorang untuk memenangkan pemilihan presiden. Hari ini, begitulah cara seseorang menangani pandemi Covid-19,” Ms. Mita Darmasaputra, salah satu pendiri dan CEO dari sebuah perusahaan yang berbasis di Jakarta. firma riset Katadata, untuk ST.

READ  Batumbo, anak perusahaan Validus di Indonesia, mendapatkan lisensi pinjaman digital penuh dari OJK untuk meningkatkan inklusi keuangan bagi UKM

Sebuah klip video pada tanggal 23 Mei di saluran YouTube Gangar menunjukkan sebuah perusahaan Korea Selatan mendirikan pabrik senilai 5 triliun rupiah (463 juta dolar Singapura) di Jawa Tengah yang akan mempekerjakan 1.200 pekerja. Dia berjanji bahwa dua nama kelas berat lagi akan menyusul.

Tapi gerakan ini tidak berjalan dengan baik di dalam partainya.

“Kalau mau jadi calon presiden, harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari ketua partai yang berkuasa,” kata Bambang Wuryanto, anggota Dewan Pusat PDI-P yang bertugas mengkampanyekan jenderal. pemilihan.

Dia menambahkan bahwa Tuan Gangar telah bertindak terlalu jauh dalam menunjukkan ambisi pribadinya.

Gangar, yang dicalonkan sebagai calon PDI-P, terpilih sebagai Gubernur Jawa Tengah pada 2018, dan masa jabatannya akan berakhir pada 2023.

Dalam pemilihan gubernur kabupaten dan pemilihan presiden di Indonesia, para pemilih langsung memilih calon mereka. Dalam pemilihan legislatif untuk kursi parlemen, pemilih langsung memilih partai mana yang ingin mereka wakili.

“Tugasnya titip jadi gubernur. Kalau habis masa jabatannya harus lapor dulu ke pimpinan partai,” tandas Bambang.

Gangar tidak menanggapi Straits Times untuk memberikan komentar.

Pada tahun 2013, Jokowi juga menghadapi tentangan dari elit PDI-P termasuk Ibu Puan dan kemudian Sekretaris Jenderal Partai Tjahjo Kumolo, yang menginginkan Pak Widodo menyelesaikan masa jabatannya sebagai gubernur Jakarta dari tahun 2012 hingga 2017. Namun, ketua partai Ms. Megawati kemudian memutuskan mengangkat master. Widodo dalam pemilihan presiden.

Gangar secara konsisten mengungguli Bawan dalam jajak pendapat baru-baru ini. Semua jajak pendapat membuatnya mendapatkan lebih dari 10 persen, dengan Poin tertinggal dengan kurang dari 5 persen dukungan responden.

Kita tinggal tiga tahun lagi menjelang pemilihan presiden di Indonesia, tapi beberapa tokoh sedang bersiap-siap menampilkan namanya sebagai calon potensial.

READ  Apa itu NTSB? | Voice of America

Pemilu 2024 menarik bagi calon pesaing karena mereka tidak akan menghadapi presiden petahana, yang biasanya memiliki keunggulan politik yang signifikan atas saingannya. Widodo menjalani masa jabatan lima tahun keduanya, dan dia tidak dapat dipilih kembali di bawah konstitusi Indonesia.

Pesaing yang jelas dalam pemilihan 2024 adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara Eric Thoher, 50, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Erlanga Hartarto, 58, yang juga ketua partai golkar tertua di negara itu. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, 68, yang kalah dua kali saat mencalonkan diri melawan Jokowi, juga dapat mencalonkan diri untuk ketiga kalinya.

Di luar kabinet, bersama Mr Gangar, dua gubernur provinsi ambisius lainnya juga mencari posisi teratas: Anis Baswedan, 52 tahun, yang memimpin Jakarta, dan Ridwan Kamil dari Jawa Barat, 49.

Seorang pejabat senior Kementerian Kesehatan mengatakan kepada ST bahwa Bapak Anis telah melampaui semua dari 33 gubernur provinsi Indonesia lainnya dalam menangani pandemi. Jumlah kasus Covid-19 aktif di Jakarta saat ini mencapai 2,5 persen dari populasi, jauh lebih rendah dari 5,2 persen secara nasional di Indonesia.