memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

87 Atlet Indonesia Berlaga di Pesta Olahraga Solidaritas Islam ke-5

Harga tiketnya dua atau tiga kali lipat lebih mahal.

Jakarta (Antara) – Indonesia akan mengirimkan total 87 atlet untuk berlaga di 13 cabang olahraga dalam pelaksanaan Pesta Olahraga Solidaritas Islam ke-5 yang dijadwalkan digelar di Konya, Turki, pada 9-18 Agustus 2022.

Chef de Mission (CdM) band Rafik Radinal mengatakan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, keberangkatan para atlet akan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal pertandingan.

Tim menembak dan bersepeda tiba di Konya. Apalagi tim atletik dan taekwondo akan berangkat pada Sabtu (6 Agustus) untuk mengikuti turnamen tersebut.

Sementara itu, sisa atlet dijadwalkan berangkat pada Senin malam (8 Agustus).

Indonesia tidak berpartisipasi dalam 20 cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pesta Olahraga Solidaritas Islam ke-5 karena keterbatasan anggaran, terutama karena tingginya harga tiket pesawat ke Konya.

Harga tiketnya dua atau tiga kali lipat lebih mahal. Inflasi saat ini di Turki mempengaruhi harga (komoditas) di sana.”

Radinal mencatat, timnya memang kesulitan mengurangi jumlah atlet yang akan dikirim ke ajang tersebut, meski harus memperhitungkan keterbatasan anggaran.

Oleh karena itu, timnya mengizinkan penggunaan skema swadana karena tingkat antusiasme yang sangat tinggi untuk banyak olahraga.

Sebanyak 12 cabang olahraga – menembak, atletik, road cycling, senam, judo, karate, kickboxing, menembak, renang, taekwondo, angkat besi, dan gulat – didanai dari APBN.

Namun, untuk beberapa cabang olahraga yang dibiayai negara, seperti taekwondo, panahan, senam dan angkat besi, diputuskan untuk mengirim tambahan atlet dengan skema swadana karena acara tersebut merupakan kesempatan yang baik untuk mempersiapkan berbagai acara olahraga besar, kata Radinal.

Di sisi lain, tim tenis meja mendesak Komite Olimpiade Indonesia untuk mengizinkannya berpartisipasi dalam sistem pembiayaan sendiri.

READ  Pertandingan bulu tangkis Indonesia ingin mengurangi poin rating untuk semua juara Inggris

Islamic Solidarity Games adalah acara multi-olahraga yang diadakan untuk negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Dalam versi ini, 20 cabang olahraga dipertandingkan: atletik, menembak, bola basket 3×3, bocce, bersepeda (track and track event), anggar, sepak bola, senam (artistik, aerobik, dan ritme), bola tangan, judo, karate, kickboxing , panahan, renang, tenis meja, taekwondo, bola voli, angkat besi, gulat (kompetisi gaya bebas dan Yunani-Romawi), serta panahan tradisional.

Selain itu, beberapa cabang olahraga Paralimpiade dipertandingkan dalam ajang ini.

Berita terkait: KOI jajaki kerja sama olahraga dengan Hongaria
Berita terkait: Persiapan Kesebelas Paralimpiade Paris: Menteri
Berita terkait: Momentum ASEAN Para Games untuk mendongkrak pariwisata di Surakarta: resmi