memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

200 WNI di Rumah Detensi Imigrasi Sabah dipulangkan

TEMPO.CODan JakartaLebih dari 200 warga negara Indonesia akan dipulangkan ke rumah detensi imigrasi di Sabah, Malaysia, segera setelah laporan Aliansi Buruh Migran Berdaulat (KBMB) yang menyebutkan 149 WNI meninggal di Rutan Sabah.

Setelah pertemuan dengan otoritas imigrasi Malaysia, Kementerian Luar Negeri Indonesia menemukan bahwa banyak pusat penahanan di Malaysia yang penuh sesak. Maka, salah satu solusinya adalah mempercepat pemulangan.

Insya Allah Lebih dari 200 WNI yang berada di Rutan Sabah akan dipulangkan dari Tawau ke Nunukan. Insya Allah Direktur Kementerian Perlindungan WNI, Judah Nograha, mengatakan dalam konferensi pers yang diadakan sekira Kamis, 14 Juli 2022.”

Sebelumnya dilaporkan bahwa laporan terbaru KBMB pada tahun 2022 mengungkapkan bahwa banyak orang Indonesia ditahan di Pusat penahanan imigrasi di Sabah menerima perlakuan tidak manusiawi dan penganiayaan fisik hingga meninggal.

Kementerian Luar Negeri RI beberapa waktu lalu mengonfirmasi 18 orang meninggal di fasilitas detensi imigrasi di Sabah sepanjang tahun 2021 dan tujuh orang lagi pada Januari hingga Juni 2022. Penyebab utama kematiannya adalah keterlambatan repatriasi akibat pembatasan perjalanan selama COVID-19 pandemi.

Data tersebut serupa dengan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta yang menolak laporan 149 orang dibunuh oleh KBMB. Kementerian Luar Negeri Indonesia membenarkan bahwa kedutaan Malaysia telah meminta maaf.

Kami telah memperoleh data rinci dan sedang mempelajarinya. Kami juga meminta pengacara kami di Tawau, Malaysia untuk mempelajari masalah ini dari perspektif hukum.”

Daniel Ahmad

klik disini Untuk mendapatkan update berita terbaru dari Tempo di Google News