pariwisata kabupaten malang

Menu

Sebab dan Akibat

  Dibaca : 23 kali
Sebab dan Akibat
Silahkan Memilih Capres
space ads post kiri

Percaya atau tidak, semua makhluk akan mengalami hukum sebab akibat. Siapa yang berbuat maka dialah yang bertanggung jawab. Bahkan tak hanya bagi manusia saja hukum ini berlaku, seluruh makhluk di kolong langit ini akan menerima konsekuensi dari hukum itu. Mau suka atau tidak pun tak kan bisa berpaling dari hukum kasualitas ini.
Kadang persoalannya sepele misalnya saking malasnya kita menyingkirkan ranting di jalan padahal kita melewati jalan tersebut, maka cepat atau lambat tanpa kita sadari kita akan terganggu oleh adanya ranting, bahkan bukan hanya kita sendiri, seluruh orang yang melewati jalan itupun akan menerima dampak dari kemalasan kita.
Begitu pula ketika kita malas membuang sampah di tempatnya, kita main lempar kemana kita suka. Entah di sungai, jalanan atau kita lempar saja di sudut-sudut ruangan di mana tempat, maka lambat laun kita akan menerima akibat dari kemalasan kita. Timbullan penyakit dan bencana alam di mana-mana.
Itulah sebuah gambaran sederhana ketika kita harus menaati hukum alam sebagai manifes dari hukum Tuhan. Jangankan di akhirat kita akan mendapatkan balasan atau akibat dari perbuatan kita, di dunia saja kita sudah tersakiti dan terzalimi oleh ulah kita sendiri.
Dalam agama kami berniat mencegah diri dari perbuatan buruk sudah dianggap bernilai ibadah dan berpahala, apalagi jika kita benar-benar ingin melakukan perbuatan yang baik. Maka hasilnya tentu akan kita dapatkan. Tak didunia di alam keabadian pun akan dirasakan.
Bahkan dalam sabda Nabi kami mengatakan “jika engkau tidak bisa berbicara yang baik, maka lebih baik diam.” Diam lebih baik daripada berkata-kata yang justru akan menyakiti orang lain. Menyakiti diri sendiri saja tidak boleh apalagi menyakiti orang lain.
Kembali pada hukum kausalitas, dan kita semua sudah mempelajarinya selama pernah menuntut ilmu di bangku sekolah. Pun dalam keseharian kita selalu mendapatkan wejangan bahwa apa yang diperbuat akan selalu mendapatkan konsekuensinya. Menanam satu kebaikan maka akan tumbuh tujuh kebaikan dan dari tujuh kebaikan itu akan berlipat lagi menjadi kebaikan-kebaikan yang lain. Begitu pula dari satu kejahatan, maka akan tumbuh tujuh kejahatan lain dan terus menerus menjadi kejahatan-kejahatan lain yang akan datang begitu saja.
Seperti misalnya, pada kasus beberapa daerah didatangi oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan sampai ada tersangka pula. Itu semua merupakan sebab dan akibat. Terbaru, di Kabupaten Malang, kemungkinan besar tidak akan ada asap ketika tidak ada yang membakar. Jadi, kita hanya berharap jangan lagi ada kasus serupa dangan mencegah lebih dini. (*)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional