pariwisata kabupaten malang

Menu

Sutiaji Ingin Ciptakan The Future of Malang

  Dibaca : 37 kali
Sutiaji Ingin Ciptakan The Future of Malang
Gubernur Jatim Soekarwo bersama Walikota Malang Sutiaji dan Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko sebelum mengikuti rapat paripurna istimewa DPRD Kota Malang
space ads post kiri


#Penyampaian Visi Misi Walikota Malang

Kota Malang, Memo X
Rapat paripurna DPRD Kota Malang tergolong istimewa karena dihadiri Gubernur Jatim, Soekarwo. Kehadirannya untuk mendengarkan pidato Walikota Malang Sutiaji, terkait dengan visi-misinya sebagai Walikota Malang periode 2018-2023.

Selama memimpin Kota Malang Sutiaji ingin menciptakan The Future of Malang. Ada empat misi yang ingin dicapai Sutiaji bersama Sofyan Edi Jarwoko hingga lima tahun kedepan.

Misi pertama menjamin akses kualitas pendidikan, kesehatan dan layanan dasar lainnya bagi semua warga Kota Malang.
Misi kedua dari Sutiaji adalah, mewujudkan kota produktif, berbudaya saing berbasis ekonomi kreatif, keberlanjutan dan keterdepanan.

Suasana ruang rapat anggota DPRD Kota Malang nampak hening mendengarkan visi-misi Walikota Malang

Lantas misi Walikota Malang yang ketiga adalah mewujudkan kota yang rukun, toleran berazaskan keberagaman dan keberpihakan terhadap masyarakat rentan dan gender.

Berikutnya misi Walikota Malang ke empat ialah memastikan kepuasan masyarakat atas layanan pemerintah yang tertib hukum, profesional dan akuntabel.

“Sedangkan visi kami adalah ingin menjadikan Kota Malang bermartabat. Kami ingin menciptakan Kota Malang yang aman, bersih, rapi, indah, makmur, berbudaya dan bebas Korupsi Kolosi Nepotisme (KKN) serta melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” jelas Sutiaji dihadapan undangan yang menghadiri rapat paripurna istimewa DPRD Kota Malang, Kamis (4/10/2018) pagi.
Walikota menyadari tantangan terberat yang harus segera diselesaikan jalan keluaranya adalah menekan angka penganguran terbuka. Saat ini jumlahnya mencapai 7.22%.

Suasana ruang rapat anggota DPRD Kota Malang nampak hening mendengarkan visi-misi Walikota Malang

Kota Malang sebagai kota pendidikan, menjadikan kota ini selalu dikunjungi ribuan mahasiswa setiap tahunnya. Sayangnya setelah tamat kuliah para mahasiswa itu enggan meninggalkan Kota Malang.

Maka dampaknya angka penganguran terbuka di Kota Malang selalu tinggi. “Mohon izin Pak Gubernur. Untuk menekan angka penganguran terbuka. Kami akan memberdayakan adik adik mahasiswa itu untuk mengeluti bidang usaha ekonomi kreatif. Kami siap melatih, membina dan memberika pinjaman modal usaha bagi para pencari kerja,” sebut Sutiaji.

Terkait dengan program Walikota Malang untuk mengurangi angka kemiskinan. Menurut Sutiaji Pemkot Malang sudah menyiapkan program unggulan untuk mengatasi kemiskinan.

Kegiatannya diwujudkan dalam bidang pelayanan pendidikan dan kesehatan. “Tahun 2013 angka kemiskinan di Kota Malang sebesar 4.85%. Tahun 2017 angka kemiskinan turun menjadi 4.17%. Program pengentasab kemiskinan sudah dilaksanakan Walikota Malang terhadulu tetap akan kami lanjutkan. Sebab sudah terbukti hasilnya,” urai Sutiaji.

Walikota Malang saat menyampaikan pidatonya
(foto oleh maman)

Dari misi-visi yang disampaikan Sutiaji dalam rapat paripurna anggota DPRD Kota Malang selanjutnya akan diwujudkan dalam bentuk The Future of Malang.
Point yang ingin dicapai Sutiaji bersama Sofyan Edi Jarwoko adalah menjadikan kawasan Kota Malang sebagai kawasan Malang City Heritage. Lalu Malang 4.0. Selanjutnya menjadikan Kota Malang sebagai kawasan industri kreatif di tanah air.
Tidak kalah pentingnya demi menjamin kenyamanan bagi wisatawan Sutiaji ingin mewujudkan kots halal. “Kami juga bertekad menjadikan kota service artinya mampu memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada masyarakat. Terakhir kami ingin mewujudkan kota nyaman. Supaya warga Kota Malang dan tamunya merasa tenang dan nyaman tinggal di Kota Malang,” urai Sutiaji.
Rapat paripurna DPRD Kota Malang untuk mendengarkan pidato Walikota Malang dihadiri Walikota Batu, Dewanti Rumpoko dan Ketua DPRD Kota Batu, Cahyo Edi Purnomo.

Anggota Forum Komunikasi Daerah (Forkumpinda) Kota Malang, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemimpin parpol termasuk 45 orang anggota DPRD Kota Malang.

“Mohon kiranya Pak Gubernur memberikan saran dan pendapat kepada kami sebagai Walikota dan Wakil Walikota Malang. Supaya kami bisa melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkas Sutiaji.’

Keempat misi tersebut, sesungguhnya diarahkan untuk menggapai, mencapai serta mewujudkan misi pada bidang layanan publik dasar, pendidikan dan kesehatan, produktivitas dan daya saing, kesejahteraan dan perlindungan sosial, infrastruktur dan daya dukung terpadu, reformasi birokrasi serta misi di bidang kerukunan dan keragaman budaya.
(man/jun)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional