pariwisata kabupaten malang

Menu

Dandim 0818 Kab Malang-Batu

  Dibaca : 14 kali
Dandim 0818 Kab Malang-Batu
IKUT :Dandim 0818 Letkol Inf Ferry Muzawwad S.IP saat mengikuti tarian Gemu Famire bersama ribuan prajurit dan masyarakat Malang Raya.
space ads post kiri


Ikut Menari Gemu Famire Dalam Rangka Rekor MURI


Memo X Kota Malang

Dandim 0818 Kab Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad S.IP ikut menari tarian Gemu Famire bersama ribuan prajurit dan masyarakat Malang Raya dalam memecahkan rekor MURI (Musium Rekor Indonesia )bertempat dilapangan Rampal Kota Malang ,Selasa (4/9/18)

Digelarnya Tari Gemu Famire salah satu bentuk sinergitas antara TNI dari 3 matra dan Polri saat berjoget Gemu Fa Mi Re dalam rangka memecahkan Rekor MURI yang secara serentak diikuti oleh sekitar 300.000 personel baik dari anggota TNI ,Polri seluruh Indonesia.

Untuk jajaran Korem 083/BDJ dan Polri Malang Raya beserta Persit dan ASN, diikuti sekitar 5.400 peserta yang dibuka secara langsung oleh Danrem 083/BDJ Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo dihadiri Kasdiv-2/Kostrad Brigjen TNI Harianto, S.IP.


PEMBUKAAN :Danrem 083/ BDJ Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo saat membuka kegiatan Tari Ge Mu Famire dalam rangka memecahkan Rekor MURI bertempat dilapangan Rampal

Tarian Gemu Famire, tarian ini berasal dari Maumere, Nusa Tenggara Timur, dan lagunya diciptakan oleh Frans Cornelis Dian Bunda atau dikenal dengan Nyong Franco.

Terciptanya lagu ini sebagai oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Maumere. Arti harafiah dari Gemu Famire sendiri merupakan ungkapan jenaka dari nenek moyang di sana, yaitu “makan not fa mi re “.

Kepada rekan media Danrem 083/BDJ Kolonel Bagus Suryadi Tayo selaku motor dari kegiatan ini mengatakan, ” Kegiatan Tari Ge Mu Famire ini adalah salah satu bentuk sumbangsih Prajurit Korem 083/BDJ beserta jajarannya bersama TNI 3 Matra dan Polri memperingati HUT ke 73 TNI yang secara serentak di seluruh Indonesia dalam rangka memecahkan Rekor MURI,”ujarnya

Hal senada juga dikatakan Dandim 0818 Letkol Inf Ferry Muzawwad S.IP ,”Kegiatan ini secara serentak dilakukan di 3 Zona Waktu di Indonesia .Selain dalam rangka Pemecahan Rekor Muri

Digelarnya kegiatan ini, dengan mengandeng rekan dari Pori, masyarakat umum serta pelajar.Bertujuan untuk memupuk serta meningkatkan rasa kecintaan budaya leluhur dan rasa persatuan bangsa Indonesia yang kita banggakan ini,”ungkapnya. (fik)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional