pariwisata kabupaten malang

Menu

#Curhat Korban Gempa Lombok Saat Tengah Menunggu Jokowi Kapok Tinggal di Rumah Beton

  Dibaca : 7 kali
#Curhat Korban Gempa Lombok Saat Tengah Menunggu Jokowi   Kapok Tinggal di Rumah Beton
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Gubernur NTB TGB Zainul Majdi (ketiga kanan) bersama warga korban gempa nonton bareng upacara penutupan Asian Games 2018 di Lapangan Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Minggu (2/9/2018). Presiden Jokowi di sela kunjungannya ke lokasi gempa menyempatkan diri untuk menyaksikan upacara penutupan Asian Games 2018 bersama warga korban gempa.(ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI)
space ads post kiri

Lombok, Memo X
Minggu (2/9/2018) sore, Anaq Amir, warga Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, masih setia menanti kedatangan Presiden RI Joko Widodo di GOR Pemenang, Lombok Utara. Anaq bersama korban gempa lainnya dari Lombok Timur, Lombok Barat, dan Lombok Utara sudah mendapatkan bingkisan Presiden.

Namun, mereka berharap, pemerintah segera membangun kembali rumah mereka yang hancur. Gempa yang membuat rumahnya rusak membuat Anaq kapok tinggal di rumah beton. Ia ingin rumah yang dibangun pemerintah nanti berupa rumah bedek seperti rumah nenek moyangnya dahulu.

“Kami maunya rumah bedek sesuai dengan rumah ada yang pernah ada. Kami kapok dengan rumah beton,” kata Anaq. Seperti Anaq, Muhammad Bakri, warga Dusun Kokok Potek, Desa Kokok Potek, Kecamatan Sembalun, juga berharap pembangunan rumah korban gempa segera dilakukan.

“Ada yang juga terpaksa berdekatan dengan kandang kambing untuk hunian sementara (huntara), nyamuk banyak,” kata Bakri seperti dikutip dari kompas.com.

Keduanya telah membuat rekening untuk menerima uang bantuan dari pemerintah yang akan digunakan untuk membangun rumah mereka. Besarannya Rp 50 juta untuk rusak berat, Rp 25 juta rusak sedang, dan Rp 10 juta untuk rusak ringan. Kedatangan Jokowi di sore itu menjadi penambal harapan pengungsi untuk kembali ke rumah dan meninggalkan tenda pengungsian. Dari GOR Pemenang, Jokowi lalu berangkat menuju Masjid Jami Pemenang dan Desa Manggala, Lombok Utara. Selanjutnya, dia meneruskan perjalanan ke Dusun Kekait, Lombok Barat, dan Lapangan Gunung Sari. Pada malam harinya, Jokowi berbincang dan nonton bareng penutupan Asian Games bersama para pengungsi.

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) akan memantau langsung proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Lombok, NTB. Hal tersebut diungkpakan Jokowi saat memimpin apel siaga di Lapangan Gunung Sari, Lombok Barat, Senin (3/9/2018). “Saya akan pantau terus, akan saya cek terus, agar NTB segera normal kembali, pulih kembali, aktivitas ekonomi dan aktivitas kehidupan sehari-hari bisa berjalan kembali dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada relawan yang terlibat. “Terima kasih atas partisipasi saudara-saudara semuanya yang bekerja keras dengan solidaritas yang tinggi kepada saudara-saudara kita di NTB,” kata Jokowi.
Presiden RI Joko Widodo mengingatkan kepada semua pihak agar jangan sampai ada potongan untuk bantuan dana stimulan rekonstruksi rumah yang diberikan kepada korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). “Saya ingin tidak ada serupiah pun dari tabungan ini dipotong, enggak mau saya. Semuanya harus masuk ke masyarakat dan untuk membangun rumah masing-masing,” kata Jokowi dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Lombok Utara, Minggu (2/9/2018).

Dalam kunjungannya yang ketiga ini, Jokowi didampingi Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi dan Kepala BNPB. Ia menyerahkan bantuan secara simbolis sebanyak 5.293 buku tabungan dana stimulan rekonstruksi rumah yang telah selesai diverifikasi. (kps/jun)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional