pariwisata kabupaten malang

Menu

29 Bacaleg Tidak Memenuhi Syarat

  Dibaca : 31 kali
29 Bacaleg Tidak Memenuhi Syarat
KONPRES : Komisioner KPU Kota Malang, Ashari Husaein (tengah) bersama wartawan. (gie)
space ads post kiri

Kota Malang, Memo X
Hasil verifikasi sementara ada 29 bakal calon legeslatif (bacaleg) Kota Malang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) pencalonan. Mereka dipastikan tidak bisa ditetapkan sebagai Daftar Caleg Tetap (DCT) pada Pemilu 2019.

Komisioner KPU Kota Malang, Ashari Husaein menjelaskan, dari 16 parpol yang lolos verifikasi faktual. Ternyata hanya 14 parpol yang mendaftarkan bacalegnya ke kantor KPU Kota Malang.

Lalu jumlah bacaleg Kota Malang yang terdaftar dikantor KPU Kota Malang mencapai 581 orang. Kini setelah diverifikasi tinggal 554 orang. “Jadi ada 29 bacaleg yang TMS,” sebutnya.

Salah satu bacaleg Kota Malang yang TMS asalah Subur Triono saat ini mencalonkan diri sebagai bacaleg Kota Malang dari Partai Demokrat. Ada tujuh persyaratan administrasi belum dilengkapi oleh politikus PAN Kota Malang.

Menurut Ashari, pada 12 Agustus, KPU Kota Malang akan mengumumkan DCT untuk Pileg 2019. Setelah itu tahapannya KPU menunggu masukan pendapat dari masyarakat terkait DCT yang diumumkan KPU Kota Malang.

“Persyaratan administrasi belum dilengkapi Pak Subur antara lain, surat kesehatan, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Kita masih menunggu keputusan dari Pak Zaenudin apakah bacaleg yang TMS masih memperbaruhi kelengkapan syarat administrasi yang belum lengkap,” tandas Ashari.

Terkait dengan tanggapan masyarakat. KPU Kota Malang hanya akan menerima laporan masyarakat terkait administrasi calon. Misalkan soal dugaan ijazah palsu. “Seperti dalam Pileg 2014 ada masukan dari masyarkat akhirnya kita proses sampai tuntas,” urai Ashari saat bertemu awak media untuk menyampaikan evaluasi Pilkada Kota Malang tahun 2018.
Terkait dengan evaluasi hasil Pilkada Kota Malang tahun 2018. Menurut Ketua PWI Malang Raya Arieful Huda, penuh catatan. Sebab dalam pelaksanaan Pilkada Kota Malang terjadi situasi yang tidak normal.

Terjadi tsunami politik di Kota Malang. Dimana ada 18 orang anggota DPRD Kota Malang dan dua calon Walikota Malang yang ditahan KPK. “Secara umum pelaksanaan Pilkada Kota Malang berjalan lancar, tertib dan aman. Partisipasi pemilih mencapai 65.76 % dari target KPU 70%. Tapi angka partisipasi pemilih belum mencapai target,” pungkasnya. (man/jun)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional