pariwisata kabupaten malang

Menu

Albusmin, Sari Ikan Gabus Tanpa Bau Amis

  Dibaca : 89 kali
Albusmin, Sari Ikan Gabus Tanpa Bau Amis
Daniel Thian, saat mengenalkan pola hidup sehat dan Albusmin. (rhd)
space ads post kiri


Kota Malang, Memo X

Berangkat pagi ke kantor, lembur karena tuntutan pekerjaan, pulang ke rumah untuk berisitirahat, dan kembali menjalani rutinitas yang sama padatnya di keesokan hari, sering kali kita alami tiap hari. Niatan memulai pola hidup sehat dengan berolahraga atau mengkonsumsi makanan sehat, seringkali terhalang dengan padatnya aktivitas. Hingga hidup sehat bukan lagi menjadi prioritas dan hanya sekedar angan. Meski hidup sehat sebenarnya bisa dijalani dalam padatnya aktivitas.

Merujuk Ahli Nutrisi dan Olahraga, Jansen Ongko M.Sc, RD, mengatakan memulai gaya hidup sehat dan aktif olahraga membutuhkan upaya besar serta menyita waktu. Contohnya, berolahraga di pusat kebugaran atau meluangkan waktu untuk mempersiapkan bekal makanan sendiri. Padahal memulai hidup sehat tidaklah perlu sejauh itu. Berolahraga bisa dilakukan dimana saja, seperti di dalam mobil, tempat kerja, dan tempat lainnya. Semuanya berasal dari niat dan kemauan dalam diri.

Senada, Daniel Thian, General Manager PT. Prima Medika Laboratories, mengatakan, hidup sehat tentunya harus didukung oleh dua faktor, yaitu aktivitas dan nutrisi. Jika aktivitas jasmani sudah optimal, maka nutrisi yang diperlukan tubuh juga harus terpenuhi. “Arti sehat itu, pertama, baik untuk seluruh badan dan bagian-bagiannya; kedua, mendatangkan kebaikan pada badan; dan ketiga, sembuh dari sakit. Untuk itu kita harus SEHAT, yakni Sadar, mari gErak, memiliH, senAng, dan istirahaT cukup,” jelas Daniel.

Terlalu banyak konsumsi karbohidrat tidak baik untuk tubuh. Sebab yang dibutuhkan tubuh untuk energi adalah kebutuhan protein 10-60 gram perhari. “Usai ngeGym kadang terasa berat saat angkat beban ringan, itu karena otot luka. Penyembuhannya dengan konsumsi protein, seperti telor, tahu, tempe, ikan, dan lainnya. Bicara ikan yang bagus dengan protein tinggi, yakni ikan gabus (Channa Striala) yang menghasilkan albumin,” tambah Daniel.

Albumin, merupakan bagian dalam plasma protein didalam darah yang berfungsi sebagai sarana transportasi nutrisi ke seluruh tubuh. “Kita menyediakan kebutuhan tersebut dalam produk Albusmin, dimana ada flavour pisang pada kapsulnya agar tidak berbau amis. Fungsinya sama, yaitu dapat membantu mempercepat penyembuhan penyakit. Albusmin diluncurkan sejak November 2017, dan kini mudah didapatkan di apotek terdekat, dengan harga Rp 175-180 ribu per kemasan berisi 30 kapsul (3 blister @10 kapsul),” beber Daniel, mengawali pengenalan produk Albusmin kepada para apoteker dan awak media.

Daniel menambahkan, biasanya pada ibu hamil dan menyusui paling peka terhadap bau amis. Bahkan ada yang alergi. Padahal kebutuhan ibu hamil dan menyusui itu lebih dari 17 gram per hari. “Dengan Albusmin, rasa amis tidak ada. Untuk kebutuhan ibu menyusui, dapat meningkatkan jumlah ASI berlipat 5-6 kantong,” tandas Daniel.

PT. Prima Medika Laboratories, selaku produsen menghadirkan Albusmin dari ekstrak ikan gabus yang mengandung 80,55 persen protein dan 33,07 persen albumin. Selain itu, Albusmin juga memlliki kandungan Omega 3, 6, 9, kalsium, fosfor, asam amino serta mineral penting lainnya. Albusmin termasuk sebagai produk jamu yang aman dikonsumsi oleh remaja, dewasa hingga orang tua. Albusmin juga aman dikonsumsi setiap hari untuk membantu menjaga kesehatan dan membantu mempercepat proses pemulihan. (rhd/jun)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional