pariwisata kabupaten malang

Menu

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang

  Dibaca : 40 kali
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Nurcahyo (kik)
space ads post kiri


Pastikan Tak Ada Hewan Berpenyakit

Malang, Memo X
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang mulai melakukan persiapan untuk menghadapi Hari Raya Idul Adha beberapa pekan ke depan. Salah satu bentuk persiapan dinas adalah membentum tim internal untuk memantau ke lapak-lapak penjual hewan kurban. Nantinya, tim pemantau tersebut akan diterjunkan ke lapangan melakukan pantauan hewan kurban. Baik itu di pasar hewan, peternak maupun pedagang musiman di pinggir-pinggir jalan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Nurcahyo mengatakan, tim yang dibentuk akan turun ke lapangan mulai H-7 menjelang Idul Adha. “Tim pemantau sudah disiapkan. Nanti mendekati H-7 menjelang Idul Kurban, tim pemantau ini akan diterjunkan hingga H+3 waktu penyembelihan,” jelasnya.

Dikatakan Nurcahyo, petugas akan disebar ke sejumlah tempat dan wilayah sasaran secara bertahap disesuaikan dengan jadwal. Pasalnya, apabila dilakukan dilakukan serentak sangat tidak memungkinkan mengingat keterbatasan petugas dan jangkauan wilayah kerja.

Nurcahyo juga menyampaikan, agenda pantauan hewan kurban tersebut sudah menjadi agenda rutin tahunan. Nantinya, petugas akan memantau dan mendata jumlah lapak yang ada serta memeriksa kondisi kesehatan hewan kurban.

“Jadi, tim yang terjun ke lapangan, selain mendata terkait jumlah hewan kurban yang dijual di lapak-lapak musiman, tim juga akan memantau kondisi kesehatan hewan kurban yang saat menjelang hari Raya Idul Adha,” ujar Nurcahyo.

Terkait hewan kurban sendiri, Nurcahyo memastikan, hewan kurban yang berasal dari Kabupaten Malang aman dari ancaman penyakit ternak seperti Antrax, brusella dan bahaya cacing.

“Kami bisa pastikan hewan ternak aman dari penyakit, kalau kembung atau masuk angin kan itj sudah biasa. Tapi memang yang perlu diwaspadai antrax, karena bisa menular ke manusia,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, “jika nantinya saat pemeriksaan ditemukan hewan terbak yang terserang penyakit, maka akan segera dilakukan penanganan dengan pemberian obat dan vitamin,” paparnya. (kik/jun)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional