pariwisata kabupaten malang

Menu

Pengunjung Tak Pernah Sepi, Daya Beli Warga Tinggi

  Dibaca : 29 kali
Pengunjung Tak Pernah Sepi,  Daya Beli Warga Tinggi
: Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Propinsi Jawa Timur (Jatim) Mas Purnomo Hadi
space ads post kiri

# Kadinkop dan UKM Pemprov Jatim Puji Peringatan Hari Jadi ke-71 Koperasi di Lamongan
Lamongan, Memo X
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Propinsi Jawa Timur (Jatim) mengagumi Peringatan Hari Jadi ke-71 Koperasi tahun 2018 yang diselenggarakan di Kabupaten Lamongan. “Tahun ini (Peringatan Hari Jadi ke-71 Koperasi) luar biasa,” ucap Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Propinsi Jawa Timur (Jatim) Mas Purnomo Hadi, Kemarin (20/7/2018).
Pernyataan itu disampaikannya saat melihat dari pelaksaan expo yang dinilainya luar biasa. Dimana, pengunjung expo tidak pernah sepi. “Saya tahu daya beli masyarakat Kabupaten Lamongan cukup tinggi, Gresik tetangganya, Tuban, Bojonegoro itu juga antusias sekali berbelanja di expo ini,” ujarnya.
Dengan berjubelnya pengunjung di expo ini, Ia berharap bisa meningkatkan omzet bagi masing-masing UMKM atau Koperasi yang mempromosikan produknya di expo, sehingga para pelaku UMKM dan Koperasi merasa ada manfaat dengan adanya expo ini. “Mudah-mudahan sangat berguna dan bermanfaat untuk menambah volume usaha dan meningkatkan produksi dari UMKM maupun Koperasi tersebut,” harapnya.
Selain itu, Peringatan Hari Jadi ke-71 Koperasi se-Jatim yang di pusatkan di Lamongan ini juga terasa istimewa dengan diperkenalkannya LA-Mart yang menjalankan transaksi tanpa menggunakan uang tunai. “Di Lamongan dalam rangka mempercepat proses pembayaran tanpa harus membawa uang tunai itu dilakukan oleh Bupati Lamongan (Fadeli) melalui LA-Mart,” tutur Mas Purnomo.
Apalagi, produk-produk yang dijual di LA-Mart merupakan produk-produk asli Kabupaten Lamongan. “Semua produk UMKM bukan produk pabrikan, ini kan luar biasa. Ini yang menjadikan perbedaan perayaan Hari Koperasi dari tahun-tahun sebelumnya,” katanya.
Tak hanya itu, sambung Mas Purnomo, di momen ini juga dilakukan launching E-penkes, yakni sebuah aplikasi penilaian kesehatan koperasi berbasis android oleh Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Jatim. “Ini juga mempercepat proses penilaian kesehatan yang diminta oleh suatu Koperasi untuk melihat sejauh mana kesehatan koperasi, dari sisi laporan keuangannya, maka bisa mengisi dari aplikasi di handphone,” terangnya.
Dengan aplikasi tersebut, tambah Mas Purnomo, koperasi akan bisa mengetahui, berada ditingkatan mana kesehatan koperasinya. “Disitulah kami akan menerbitkan keputusan mereka tergolong kategori sehat, kurang sehat atau tidak sehat,” pungkasnya. (ifa/zen)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional