pariwisata kabupaten malang

Menu

FDR Bromo Race Championship Jaring Bibit Muda

  Dibaca : 19 kali
FDR Bromo Race Championship Jaring Bibit Muda
space ads post kiri

Probolinggo,Memo X
Dandim 0820/Probolinggo, Letkol Kav Depri Ripo Saransi bersama IMI daerah gelar FDR Race Bromo Championship 2018 di tengah kota di Sirkuit Non Permanen di jalan Raya Pangsud dengan tujuan mewadahi hobi otomotif kawula muda yang ada di Probolinggo.Adapun jenis lomba meliputi MP 6 125 cc,Kelas MP 5 150 cc serta Kelas 2 tak Karesidenan,sementara para peserta juga banyak yang dari luar kota seperti Pasuruan,Surabaya,Banyuwangi bahkan dari Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Gelaran yang diselenggarakan secara rutin pada tiap tahun ini berhasil melepas kerinduan rakyat Probolinggo akan gelaran balap motor. Meski tidak berlangsung di sikuit permanen, animo peserta yang ada terbilang tinggi. Angka starter ikut andil dalam gelaran yang terlaksana berkat kerjasama antara Kodim dan IMI daerah ini mencapai angka 111 lebih.Minggu (22/7/2018)

Tak hanya sebagai wadah untuk melampiaskan hobi para anak muda pecinta balap, dengan adanya gelaran ini dapat menjadi ajang pembinaan juga bagi talenta lokal agar mampu tampil di kelas Nasional bahkan lebih
“Terselenggaranya FDR Bromo Race Championship 2018 ini dapat menjadi wadah bagi anak muda untuk menyalurkan hobinya daripada ikutan balap liar”. ungkap Dandim 0820/Probolinggo,Leftkol Kav Depri Rio Saransi.
“Tak hanya itu, dapat jadi pembinaan bagi aset lokal Probolinggo sehingga mampu bersaing ke tingkat yang lebih tinggi”imbuhnya..
Pemilihan sirkuit menjadi kendala dalam setiap gelaran yang dilangsungkan di Probolinggo. Pemilihan sirkuit NP Kodim 0802/Probolinggo terbilang adalah keputusan yang tepat. Pasalnya Probolinggo tidak memiliki sirkuit permanen yang bisa menunjang untuk gelaran balap.
Meski kondisi sirkuit tidak represntatif, terbukti animo pembalap dan penonton besar. Khusus bagi penonton, gelaran di tengah kota memudahkan mereka untuk capai lokasi balapan
Gelaran yang dilangsungkan di tengah kota menjadi daya tarik event yang telah lama absen. “Dengan diselenggarakan di tengah kota memberikan kemudahan bagi penonton untuk menyaksikan balapan. Karena akses untuk mencapai sirkuit lebih mudah, cukup dengan naik angkutan umum dan sedikit jalan kaki, penonton sudah bisa sampai”, jelas frengky Laurenz selaku ketua penyelenggara.
Melihat animo yang besar dari gelaran FDR Bromo Race Championship 2018 ini, diharapkan dapat menggugah pimpinan di Probolinggo untuk membuat sirkuit permanen yang memadai untuk gelaran balap motor.
“Besar harapan kita pada pimpinan-pimpinan di Probolinggo untuk membuat sebuah sirkuit permanen. Daerah di kecamatan yang ada diselatan diharapkan bisa menjadi lokasi untuk pembangunan sirkuit,” tambah Frengky.
“Dengan adanya sirkuit permanen dalam hal perizinan bakal lebih mudah. Selain itu kita tidak mengganggu fasilitas umum yang ada di Probolinggo. Bahkan animo peserta akan lebih meningkat jika kita memiliki sirkuit permanen,”harapnya.(geo)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional