pariwisata kabupaten malang

Menu

Obor Asean Games 2018, Mampir di BRK

  Dibaca : 21 kali
Obor Asean Games 2018, Mampir di BRK
space ads post kiri

Wabup Salwa:Bangga, Indonesia Kembali Menjadi Tuan Rumah Ajang Bergengsi Asean Games


Bondowoso, Memo X

Pembukaan Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang tinggal sebulan lagi. Dalam penyambutannya, dilakukan kirab obor Asian Games . Proses penyalaan obor sudah dilakukan pada Minggu (15/7). Sumber api kirab obor yang diambil dari api abadi Asian Games pertama yang tersimpan di Stadion Nasional Dhyan Chand, New Delhi, India itu, kini telah tiba di Kabupaten Bondowoso.

Wakil Bupati Bondowoso, Salwa Arifin mengungkapkan, bahwa datangnya kirab obor itu merupakan suatu kehormatan dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh masyarakat Bondowoso. Karena Bondowoso telah menjadi salah satu kota yang dilewati oleh kirab obor Asian Games 2018. “Kedatangan torch relay merupakan suatu kebahagian dan kehormatan tersendiri bagi kami. Karena Bondowoso menjadi salah satu kota yang dilewati oleh torch relay Asian Games 2018 sebelum kembali ke Gelora Bung Karno pada 18 agustus Sebagai tanda dimulainya asian games 2018,” ungkapnya saat memberikan sambutan dalam prosesi penyambutan yang berlangsung di Alun-alun Ki Bagus Asra, Sabtu malam (21/7/2018).

Ia juga menyampaikan kebanggaannya terhadap bangsa Indonesia karena telah kembali dipercayai menjadi tuan rumah ajang bergengsi itu. Ia pun mengajak kepada seluruh masyarakat untuk turut mendukung serta mensukseskan Asian Games 2018. “Sebagai kepala daerah dan masyarakat kami merasa bangga karena setelah kurang lebih 56 tahun akhirnya Indonesia dipercaya kembali menjadi tuan rumah. Mari kita dukung dan sukseskan ajang Asian Games 2018 ini,” kata Wabup.

Di lokasi yang sama, Plt Sekretaris Daerah Bondowoso Karna Suswandi, berharap pelaksanaan Asian Games 2018 berjalan dengan sukses. Dan para atlet kebanggaan bangsa Indonesia dapat menorehkan banyak prestasi demi mengharumkan nama baik bangsa di kancah internasional. “Kami atas nama masyarakat berharap agar pelaksanakan asian games 2018 dapat berjalan lancar aman dan sukses tanpa ada halangan apa pun. Dan kita berharap para atlet Indonesia bisa menorehkan banyak meraih prestasi di Asian Games 2018 ini,” pungkas Karna Suswandi.

Lebih menarik lagi, Torch Relay ini disambut dengan kesenian tradisional asli Bondowoso, singo ulung dan ojung, menjadi pembuka manis kedatangan api yang dijadwalkan akan diarak menuju 54 kabupaten/kota di bumi nusantara.

Tiba sekitar pukul 17.30, api obor Asian Games terpaksa masih harus tertahan di dalam mobil pengiring. Pasalnya hujan deras yang mengguyur jantung kota sejak sekitar pukul 15.00 tidak memungkinkan untuk melakukan prosesi penyerahan api obor tersebut.


Hingga pada sekitar pukul 18.00 WIB, api obor tersebut baru bisa diserahterimakan oleh koordintaor Torch Relay Api Obor Asean games, kepada Wakil Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin yang didamping oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forpimda).

Usai itu, api tersebut masih didisplay selama sekitar 20 menit di panggung kehormatan. Banyak masyarakat Bondowoso yang memanfaatkan moment display api Asian Games tersebut dengan berswafoto.

Budi (40) warga kelurahan Badean, merasa terharu dan bangga Bondowoso Republik Kopi (BRK) ini bisa menjadi salah satu kabupaten yang disinggahi api obor Asian Games. Pasalnya, kehadiran api ini pun dinilai bisa menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan Bondowoso di mata dunia, khususnya seluruh negara peserta Asean Games. “Ya walaupun nggak ada atlet dari negara lain yang ikut kesini, tapi ini jadi kesempatan untuk mengenalkan BRK. Selain itu, antusias masyarakat ini kan menunjukkan kami memberikan restu dan kebanggaan atas kesiapan Indonesia jadi tuan rumah Asean Games,”urainya.

Usai di display, api Asean Games ini kemudian diserahkan kepada Plt. Sekda Karna Suswandi, untuk dibawa dengan arak-arakan mobil pengiring menuju kecamatan Wonosari. Kemudian akan diserahkan ke Kabupaten Banyuwangi di daerah Paltuding.

Permana Sunung Kertalampa, Penanggung Jawab Torch Relay secara Lersonal dan Teknikal, mengatakan, bahwa Bondowoso menjadi kota kedelapan dalam perjalanan api torch relay ini. Bondowoso menjadi salah satu kota lintasan, yang akhirnya bertujuan ke Gunung Ijen. “Kita akan mengcapture tentang gunung Ijen sendiri, Ijen ini punya blue fire. Tidak semua negara punya blue fire. Salah satunya dimiliki Indonesia,”urianya.

Oleh karena itu, melalui torch relay ini, pihaknya ingin mengangkat pariwisata, budaya, sejarah dan kekayaan Indonesia. Sekaligus untuk menunjukkan semangat Indonesia, sebagai tuan rumah Asean Games 2018. (ifa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional