pariwisata kabupaten malang

Menu

Kapolres Malang Ajak Forpimda dan Rekan Media Nobar Film 22 Menit

  Dibaca : 42 kali
Kapolres Malang Ajak Forpimda   dan Rekan Media Nobar Film 22 Menit
SIM:Kasat Lantas Polres Batu AKP Christopher Adhikara Lebang SIK saat memberikan penjelasan tentang pelayanan SIM kepada Tim Evaluasi Kementerian PAN dan RB
space ads post kiri

Kapolres Malang :Wujud Keberanian Polri Menumpas Teroris

Memo X Malang

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung S.H.S.I.K.Msi ajak Forpimda Kabupaten Malang dan rekan media serta tokoh agama Nobar (Nonton Bareng )film 22 menit di Bioskop XX1 Araya Kota Malang,Jumat malam  (20/8/18).

Penayangan   film drama aksi berjudul “22 Menit” tentang Bom Thamrin, karya sutradara Eugene Panji dan Myrna Paramita,ditayangkan secara serentak di seluruh Kota di Indonesia, termasuk di wilayah Malang.

Kepada rekan media usia nobar bareng Dandim 0818 Kab Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad S.IP,Wakil Bupati Malang H.Sanusi, Ketua DPRD Kabupaten Malang Hari Sasongko serta seluruh perwira jajaran Polres Malang.

AKBP Yade Setiawan Ujung S.H.S.I.K.Msi mengatakan, “Film berdurasi kurang lebih 75 menit ini, mengangkat kisah keberanian masyarakat dan aparat kepolisian dalam mengatasi serangan terorisme di kawasan Plaza Sarinah, tepatnya di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, pada tanggal 14/1/2016 silam.

Film “22 Menit” ini, didedikasikan sebagai bentuk dukungan dan penghormatan kepada para korban tragedi bom Thamrin, sebagai bentuk perlawanan terhadap aksi terorisme,”ujarnya.

AKBP Yade juga menjelaskan, ” Film ini menggambarkan peristiwa, bagaimana aparat kepolisian bersama dengan masyarakat, dalam upayanya memerangi terorisme.Serta wujud nyata keberanian Polri menumpas teroris ,”tegasnya

Diangkat dari kisah nyata, film ini menceritakan serentetan peristiwa ledakan bom, di mana sedikitnya terjadi enam ledakan bom dan penembakan di daerah Plaza Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Sebagaimana diketahui bahwa ledakan terjadi di dua tempat, yakni di daerah tempat parkir Menara Cakrawala, gedung sebelah utara Sarinah dan sebuah pos polisi di depan gedung tersebut. Dari kejadian tersebut, delapan orang tewas termasuk para pelaku pengeboman dan puluhan masyarakat terluka.

Usai menonton film 22 Menit

Wakil Bupati  H Sanusi menuturkan ,”saya sangat mengapresiasi atas film 22 menit ini,dimana dengan sigap anggota kepolisian mampu menangkap pelaku teror. Sekaligus juga mengajak kita selalu waspada terhadap serangan teroris,”ujarnya.

Dandim 0818 Letkol Inf Ferry Muzawwad S.IP juga mengatakan, “saya hanya mengatakan kalau teroris itu tidak terlihat .Berkat kecepatan anggota kepolisian akhirnya pelaku pengeboman dapat ditangkap .

Saya sangat mengapresiasi kisah nyata yang dikemas menjadi sebuah film 22 menit yang menurut saya selalu Dandim 0818 sangat hebat. Hanya waktu 22 menit mampu mengendalikan suasana menjadi kondusif kembali,”akunya

Dari salah satu rekan wartawan juga mengungkapkan perasaan, film bagus sedih dan mengandung banyak pesan kepada masyarakat di dalamnya.Tidak hanya mengandalkan kepolisian saja dalam menumpas terorisme, melainkan menjadi tanggung jawab kita bersama.

“Kalau sudah nonton film ini saya berharap masyarakat lebih menghargai betapa besar perjuangan Polri dalam menumpas teroris.Bukan hanya melayani masyarakat saja.
,”aku Taufik .(fik)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional