pariwisata kabupaten malang

Menu

14.000 Pendaftar Jalur Mandiri Unair Tersisih

  Dibaca : 124 kali
14.000 Pendaftar Jalur Mandiri Unair Tersisih
SIM:Kasat Lantas Polres Batu AKP Christopher Adhikara Lebang SIK saat memberikan penjelasan tentang pelayanan SIM kepada Tim Evaluasi Kementerian PAN dan RB
space ads post kiri


Surabaya, Memo X

Sedikitnya 14.000 pendaftar jalur mandiri Universitas Airlangga (UNAIR) tersisih. Sedangkan yang diterima 1.560 mahasiswa. Ini disampaikan Rektor UNAIR Prof. Dr. Muhammad Nasih, S.E., MT., Ak., CMA., saat memberi keterangan di gedung rektorat Kampus C, Kamis (19/7).
Menurut Nasih, pengumuman bisa diakses melalui laman ppmb.unair.ac.id. Terkait dengan pengumuman tersebut, Nasih merinci dari jumlah itu, UNAIR menerima 1.560 calon mahasiswa baru. Artinya, yang belum diterima cukup banyak sekitar 14.000 pendaftar. “Kepada yang tidak diterima kami menghimbau untuk tidak bersedih hati. Tentu masih banyak kesempatan. Kalau tetep ingin masuk kuliah ke UNAIR ya, ikut jalur D3,” kata Nasih.
Total kuota yang diterima jalur mandiri sekitar 30 persen dari jumlah mahasiswa baru 2018. Sisa kuota dari jalur SBMPTN tidak terlalu banyak, sekitar 100 kursi. Itu dipenuhi dari jalur Mandiri.
Dari hasil analisis nilai yang ada, peserta dengan nilai tertingginya berasal dari eksakta dengan nilai 717 poin dari nilai SBMPTN. Yang bersangkutan diterima di Fakultas Kedokteran (FK). FKG menjadi jurusan pilihan kedua terbanyak pada jalur mandiri kali ini. Hal itu karena yang terbanyak adalah FK. Nilai minimal untuk prodi FK 647 poin.
Seluruh calon mahasiswa baru dihimbau segera mulai melakukan registrasi di website regmaba.unair.ac.id mulai Kamis (19/7) sampai Minggu (224/7/18). Karena ini akan digunakan untuk mengambil keputusan berikutnya terkait mahasiswa jalur mandiri yang tidak daftar ulang. “Jika jumlahnya banyak, UNAIR akan membuka putaran ketiga untuk mengisi. Yakni, ranking dibawahnya langsung mengisi,” ulasnya.
UNAIR tidak akan membuka pendaftaran baru, tapi mengambil dari ranking di bawahnya. Terkait dengan Uang Kuliah Awal (UKA), FK rata-rata 110 juta. Terbanyak Rp70 juta sekitar 35 orang. Yang tertinggi Rp500 juta ada satu orang. “Ada pendaftar dengan UKA Rp800 juta tapi tidak diterima. Artinya penentuan penerimaan jalur mandiri tetap berpatok pada kulitas,” pungkas Nasih. (ace/ano)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional