pariwisata kabupaten malang

Menu

Lab Tumbuh Kembang Unusa Perkuat Penelitian-Pengabdian

  Dibaca : 35 kali
Lab Tumbuh Kembang Unusa Perkuat Penelitian-Pengabdian
space ads post kiri

Surabaya, Memo X
Penunjang pembelajaran di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) semakin lengkap. Ini setelah lembaga pendidikan tinggi yang dikelola Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis) itu memiliki Laboratorium (Lab) Tumbuh Kembang. Laboratorium yang berada di Kampus A Unusa Jalan Smea Surabaya ini diresmikan Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng, Kamis (19/7).
Fasilitas tersebut harus bisa memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan. “Namanya laboratorium maka seluruh kegiatan laboratoriumnya harus mengemuka,” ujar Jazidie.
Laboratorium tumbuh kembang yang ada adi Unusa ini, nantinya bukan sekadar tempat untuk penitipan anak. Karena nantinya tempat itu harus bisa dijadikan tempat penelitian atau riset bagi para dosen dan mahasiswa. Karena di tempat ini semua disipilin ilmu yang ada di Unusa akan bergabung di laboratorium ini. Mulai dari jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), jurusan keperawatan dan kebidanan, jurusan gizi bahkan jurusan kedokteran. “Di sini semua terintegrasi. Jadi sangat disayangkan kalau hanya dijadikan tempat penitipan anak. Saya bukan mengesampingkan bidang pola asuh yang ada di sini. Tapi saya kalau laboratorium yang ada ini tidak dijadikan tempat untuk riset,” jelasnya.
Arena itu, nantinya database di laboratorium ini harus tertata rapi dengan sistem yang baik. Karena dengan database yang baik, maka tumbuh kembang anak bisa terdeteksi dengan baik mulai dia masuk ke laboratorium ini hingga dia dewasa. “Kita bisa jadikan itu sebagai ranah riset. Ketika si anak itu masuk kondisinya bagaimana, ketika dia di sini bagaimana dan setelah dewasa bagaimana. Jadi jelas. Karena riset itu harus berdasarkan database yang baik,” tuturnya.
Di Laboratorium Tumbuh Kembang ini, Unusa menyediakan sarana yang sangat lengkap. Di tempat itu sementara bisa menampung sekitar 15 anak balita. Ada tempat tidur untuk balita beristirahat serta ada banyak arena bermain dan sarana pembelajaran.
Namun yang terpenting di tempat ini, setiap anak yang didaftarkan akan dilakukan tes kesehatan. Tes kesehatan dilakukan di Klinik Pratama yang ada di lingkungan kampus A Unusa. Ini yang membedakan tempat ini dibandingkan di tempat lain.
Ketua Pengelola Laboratorium Tumbuh Kembang, Nur Zuwariyah mengatakan, tes kesehatan ini dilakukan untuk mendata kesehatan anak ketika masuk ke laboratorium ini. “Agar nantinya kesehatannya bisa dipantau. Karena setiap beberapa hari kita akan pantau kesehatan dan tumbuh kembangnya. Misalnya, kalau usia tertentu harus bisa melakukan A,B dan C, apakah si anak itu sudah mampu melakukannya, kalau belum bisa, kami akan lakukan evaluasi. Mengapa anak belum bisa melakukannya,” jelas Jujuk panggilan akrab Nur Zuwariyah.
Nantinya, pihak Laboratorium Tumbuh Kembang akan mengkonsultassikan kondisi anak dengan orang tua. Kalau ada kesepakatan dengan orang tua, maka si anak akan dirujuk ke rumah sakit yang satu jaringan dengan Unusa yakni RSI Surabaya Ahmad Yani atau RSI Surabaya Jemursari.
Karenanya, laboratorium ini menjadi fasilitas yang sangat terintegrasi antar disiplin ilmu. “Bahkan untuk makanan anak setiap harinya kami sediakan yang sesuai dengan kebutuhan gizi masing-masing anak. Ada ahli gizi yang akan melakukan itu. Karena Unusa memiliki jurusan Ilmu Gizi,” tandas Jujuk. Laboratorium ini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat yang memiliki anak balita. Laboratorium ini buka setiap hari kerja mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. (ano/ono)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional