pariwisata kabupaten malang

Menu

Optimalkan Baznas, Bupati Faida Ajak Opd Salurkan Zakatnya

  Dibaca : 101 kali
Optimalkan Baznas, Bupati Faida Ajak Opd Salurkan Zakatnya
space ads post kiri

MemoX Jember – “Sekarang di Kabupaten Jember sudah ada Baznas, jadi saya dan Kyai Muqit menghimbau untuk dinas-dinas, Kecamatan, dan badan serta OPD yang ada di Pemkab Jember semua bikin OPZ, tujuannya melayani karyawan dan karyawati pemkab Jember akan mudah membayar zakat,” kata Bupati Jember dr. Faida MMR.

Hal ini sebenarnya simpel lanjut Bupati Faida, tetapi tidak sedikit yang merehkannya. “Maka saya minta mengamankan kewajiban anak buahnya karena ini kewajiban agama yang sudah wajib yang tidak bisa di bahas lagi, berapa persenya bukan di negosiasi karena sudah ada rumusnya,” tambahnya.

Cara yang cukup mudah ditunjukkan oleh Bupati Faida, yakni jika gajinya 1 juta, maka sebulan 25 ribu, nantinya akan dibuatkan list atau daftar, sehingga bisa langsung dibayarkan di Baznas sesuai ketentuan.

Bupati Faida menyampaikan, untuk pembayar zakat boleh menentukan kepada siapa nantinya akan diberikan. “Misalnya mau diberikan kepada tetangganya, daftarnya bisa diberikan kepada Baznas, lalu nantinya diberikan bersama kepada penerima,” tambahnya.

Mekanisme ini sudah benar, karena dengan menyalurkan zakat melalui Baznas, penyaluran dan pengelolaannya bisa dipertanggungjawabkan.

“Oleh karenanya kita harus berhati-hati karena ini sudah ketentuan agama, jadi saya dan Kyai Muqit untuk memberi contoh kepada pejabat-pejabat Pemkab Jember, harus mengamankan anak-anak buahnya, barang yang sederhana jangan sampai dilengahkan rejekinya bersih dan berkah bagi keluarganya,” imbuhnya.

Sementara Wakil Bupati Jember Drs HM. Abdul Muqit Arief menyampaikan bahwa apa yang sudah dilakukan Baznas dengan sejumlah programnya akan sangat menyentuh kaum Dhuafa. Sementara Ketua Baznas Jember, Misbahus Salam, bahwa di tahun 2018 ini pihaknya sudah bergerak untuk pengumpulan zakat. “Kami menjadi pengurus Basnaz di Kabupaten Jember ini belum satu tahun, 2017 kami memang sosialisasi dan tidak melakukan pengumpulan, tapi di tahun 2018 kami dituntut dengan sebuah sistem manajemen informasi Basnaz yang namanya Simba, disitu kami dituntut menyusun Rencana Kerja Anggaran Basnaz Tahunan (RKAT),” tuturnya.

Didalam RKAT ada target berapa perolehan, pengumpulan dan pendistribusian Baznas yang ada di Kabupaten Jember. “Alhamdulilah dengan Simba kami sudah menyusun, setelah kami menyusun lalu target itu ditentukan” pungkasnya. (ren/min)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional