pariwisata kabupaten malang

Menu

Kemendes PDTT : Trend Ekonomi Bondowoso Makin Meningkat

  Dibaca : 147 kali
Kemendes PDTT : Trend Ekonomi Bondowoso Makin Meningkat
space ads post kiri

Sambil Nikmati Even Music Jazz

Direktorat Jenderal (Dirjen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Samsul Widodo mengatakan bahwa saat ini Kabupaten Bondowoso sudah bukan lagi menyandang status daerah tertinggal.

“Kalau kami menentukan suatu daerah keluar dari status daerah tertinggal itu berdasarkan data statistik, dan BPS sedang melakukan sensus di seluruh Indonesia, termasuk daerah tertinggal. Nah berdasarkan data dan laporan yang kita terima, Bondowoso sudah bukan lagi sebagai daerah tertinggal” ungkapnya ketika menghadiri event musik jazz republik kopi Bondowoso, Sabtu (5/5/2018), malam.

Kemendes PDTT menjelaskan bahwa perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bondowoso menunjuk ke arah positif. Kemudian trend angka kemiskinan semakin berkurang, SDM masyarakat semakin meningkat, dan terpenuhinya akses transportasi,” katanya.
Menurut dia, ada 80 Kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang harus keluar dari status tertinggal sebagaimana ditargetkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)
“Di Jawa sendiri ada empat daerah, selebihnya di luar Jawa. Nanti di akhir 2019, kami akan menghitung kembali, apakah target tersebut bisa terpenuhi atau tidak,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu,Dirjen juga menikmati Event musik Jazz di alun alun Bondowoso.
Event jazz tersebut menghadirkan bintang tamu Abdul and The Coffee Theory, serta Rebecca Rejiman. Ribuan masyarakat Bondowoso juga tumpah ikut menonton event tersebut.
Bahkan, semakin malem warga semakin banyak yang berdatangan. Mereka sangat terlihat menikmati lantunan musik jazz di depan puluhan kedai kopi depan panggung. “Event sepeti harus terus diadakan, agar kota kita (Bondowoso) semakin terkenal,” kata pengunjung lainnya, Agung
.
Sementara, Bupati Bondowoso, Amin Said Husni, mengaku sengaja memilih event musik jazz dengan tema “Jazz Republik Kopi”, untuk lebih mengenalkan kopi Bondowoso. “Musik jazz itu sudah tarafnya internasional, penikmatnya juga mulai dari kalangan anak muda. Nah, ini upaya kami juga agar komoditas kopi semakin dikenal secara luas, makanya kita dirikan kedai- kedai kopi di lokasi kegiatan,” katanya. (Cw1

Dikirim dari telepon Mi saya

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional