pariwisata kabupaten malang

Menu

Jika Terpilih, Dafir-Dayat Berani Menjalankan Pemerintahan Yang Bersih

  Dibaca : 57 kali
Jika Terpilih, Dafir-Dayat Berani Menjalankan Pemerintahan Yang Bersih
space ads post kiri

Bondowoso, Memo X
Calon Bupati dan calon wakil Bupati, H. Ahmad Dafir, S. A.p dan Drs. H. Hidayat, M.Si memiliki komitmen yang kuat untuk mewujudkan visi misi terwujudnya masyarakat Bondowoso yang beriman, Bedaya dan bermartabat. Komitmen itu dikemukakan Dafir ketika debat Publik Publik Pasangan Cabup/Cawabup Bondowoso di gedung EDC Bondowoso yang disiarkan secara langsung melalui salah satu stasiun TV lokal di Bondowoso.

Selain itu, Dafir juga menegaskan, jika dirinya bersama Hidayat dipercaya untuk memimpin Bondowoso, maka pihaknya akan menjalankan pemerintahan yang bersih, akuntabel dan penuh tanggungjawab.

Sebagai langkah awal, Dafir mengaku akan mendaftarkan seluruh kekayaan dirinya dan seluruh keluarganya serta memberikan nomer Handphone dirinya dan seluruh keluarganya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar dilakukan penyadapan. Pihaknya juga siap untuk dilakukan audit sebelum dirinya memimpin Bondowoso.

“Komitmen saya adalah terkait dengan masalah korupsi yang menjadi salah satu tema dalam debat publik kali ini adalah memulai dari saya dan keluarga saya, nomer HP saya, istri dan anak anak saya serta seluruh keluarga saya siap untuk dilakukan penyadapan dan siap untuk diberikan ke KPK. Kami juga siap diaudit, harta kekayaan kita juga siap disampaikan ke lembaga terkait. Kami akan memulainya dari diri dan keluarga dulu bahwa kami ingin menciptakan pemerintahan yang bersih,” ujarnya.

Pernyataan Dafir ini menurut Ketua DPD Jatim sebagai salah satu janji dan komitmen Dafir untuk memulai dan menciptakan pemerintahan yang baik. “Ini cukup menarik, jarang sekali janji Paslon yang akan bertarung di Pemilu berkomitmen seperti itu,” ujar Jamharir, S. Sos.

Sementara itu, salah satu dosen Universitas Bondowoso, Ahmad Nauval SH ketika dikonfirmasi terkait debat Publik menjelaskan, berdasarkan pengamatan atas debat kandidat paslon Bupati Bondowoso disebutkan bahwa ia masih belum melihat tawaran program program unggulan yang kongkret. Progam unggulan itu menurut Nauval bisa dijadikan sebagai salah satu tawaran kepada para pemilih untuk pembangunan Bondowoso selama 5 tahun ke depan.

“Mestinya, kedua pasangan calon itu menawarkan program unggulan yang kongkret dan saya belum melihat itu tadi malam. Program unggulan itu bisa menjadi daya tarik bagi pemilih. Tadi malam itu ya hanya sekedar visi dan misi biasa,” tegasnya.

Meski demikian, kata Nauval, dari kedua paslon tersebut terlihat bahwa paslon dengan nomer urut dua yakni Dafir-Dayat lebih menguasai persoalan Bondowoso mulai dari problem-problem yang ada, problem solving hingga mekanisme penganggarannya. “Paslon dua itu lebih menguasai persoalan hingga problem solving nya. Saya kira itu ya,” terangnya.(cw2)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional