pariwisata kabupaten malang

Menu

Kades Paguan Terus Dorong Potensi Di Desanya.

  Dibaca : 41 kali
Kades Paguan Terus Dorong Potensi Di Desanya.
space ads post kiri

Bondowoso, Memo X

Desa Paguan mulai tingkatkan potensi dan bakat terpendam yang dimiliki warganya. Salah satunya industri kretif yakni berupa kerajinan souvenir. Namun tak hanya itu, ada industri meubel juga yang berbahan dasar ban bekas yang kini tengah diminati masyarakat.


Untuk industri kreatif, Hermanto (30) merintis usahanya sejak 2016. “Saya merintis usaha ini sejak 2016, yqng awalnya hanya saya lakukan sendirian, sekarang saya sudah memiliki 10 orang lebih karyawan. Dalam perhari kami bisa menghasilkan 2000 unit souvenir kecil. Sedangkan pemasaran dikirim ke beberapa galery di Bali. Hasil produksinya berupa gantungan kunci, permainan anak kluntung kluntung dan hiasan dinding,”jelasnya.

Hermanto memaparkan bahwa usahanya ini tak lepas dari campur tangan pemerintah desa. “Saya sangat berterimakasih kepada Pak Kades yang punya andil besar dalam mendukung usaha saya. Bantuan peralatan kerja yang diberikan pada kami sehingga membuat perusahaan saya ini bisa lebih maju lagi,”paparnya saat ditemui Memo X.

Sedangkan Wahid (30) warga dusun Paleran RT 17 RW 3 yang tak lain tetangga Hermanto, mengaku telah merintis usahanya di bulan November 2017. “Saya merintis ini pada bulan November, saya terinspirasi membuat kursi dari ban ini setelah melihat sebuah video di youtube, pengrajin dari Ungaran di Jawa Tengah yang menyulap ban bekas menjadi sofa yang indah. Dulunya saya kerja di meubel mbak. Memang sudah punya keahlian sih bikin ini. Jadi coba-coba buat dan hasilnya bagus,”terangnya.

Untuk pemasaran, Wahid menerangkan bahwa sofanya telah menjangkau ke luar kota. “Selain dalam kota, semantara ini pemasarannya telah sampai ke Situbondo paling jauh. Bupati juga sudah beli sofa saya. Untuk alat-alat pertukangan seperti bor dan meteran sebagian dari Pak Kades,”terangnya.
Dengan adanya potensi yang dimiliki warga Desa Paguan, Kades Hanan berkomitmen untuk mengembangkan dan memajukannya. “Saya ingin lebih dari yang sekarang. Pemerintah desa Paguan akan terus mengawal, membina dan mendorong potensi yang ada disini. Bukan hanya indutri tersebut, bidang pertanian dan perkebunanpun, akan kami tingkatkan juga. Dulu hanya ada satu dua yang kerja, tapi terus saya dorong, saya kasih bantuan lewat Dana Desa (DD). Alhamdulillah sekarang banyak, sampai lebih dari 12 orang,” kata Hanan saat meninjau rumah produksi ini.

Hanan berharap pada Pemkab Bondowoso, untuk bisa membantu pemasaran usaha tersebut. “Tempat usaha ini belum punya lahan. Masih digarap di dalam rumah. Alhamdulilah anggaran desa tahun 2017 telah dialokasikan pada pemberdayaan warga, tapi belum cukup. Saya juga butuh dukungan Pemkab Bondowoso agar pemasaran lebih luas. Alhamdulillah lagi usaha warga saya telah mendapat perhatian Diskoperindag, sudah meninjau kesini beberapa hari yang lalu dan akan diberi bantuan,”katanya.

Hanan juga berjanji segera membikin showroom yang menampilkan berbagai produk kerajinan dari desanya. Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso memberikan perhatian lebih agar pemasaran produk unggulan Desa Paguan bisa dikenal lebih luas.

Lebih lanjut lagi, Hanan berharap semoga usaha ini bisa meluas dan warga bisa lebih sejahtera. “Semoga dengan usaha ini nantinya bisa diperluas ke masyararkat. Terutama menambah lahan kerja dan mengurangi jumlah pengangguran,”ujarnya. (ifa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional