pariwisata kabupaten malang

Menu

Pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong, Anjurkan Alumni Dan Santrinya Untuk Memilih Dhafir-Dayat

  Dibaca : 104 kali
Pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong,  Anjurkan Alumni Dan Santrinya Untuk Memilih Dhafir-Dayat
space ads post kiri

BONDOWOSO, Memo X

Seluruh alumni dan santri Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Kraksaan yang tergabung dalam Tanaszaha (Ikatan Alumni dan santri Zainul Hasan) dianjurkan oleh KH Mohammad Hasan Saiful Islam untuk mendukung dan memilih pasangan calon bupati dan wakil bupati Ahmad Dhafir dan Hidayat dalam Pilkada 2018.

Menurut pengasuh pondok pesantren Zainul Hasan Genggong ini, pasangan tersebut dinilai memiliki visi dan misi yang sangat baik. “Kalau visi misi seperti Pak Dhafir tadi itu adalah baik, himbauan saya lebih baik memilih Pak Dhafir. Secara person tidak harus masuk ke politik praktisnya tidak,” ujarnya dalam acara pertemuan pengurus Tanaszaha yang diselenggarakan di Ponpes Nurul Hasan desa Dadapan, Jumat (9/3/2018).

Beriman, berdaya dan bermartabat adalah visi misi paslon nomer urut dua ini dinilai memiliki makna membangun Bondowoso kedepan dengan landasan Iman dan Pancasila. Visi dan misi yang seperti inilah, yang paling baik untuk menjunjung Islam yang moderat ditengah-tengah masyarakat Indonesia, dan Bondowoso khususnya yang majemuk. “Jadi kita itu beridiri di Indonesia adalah masyarakat yang majemuk dan kita perlu toleransi dengan mereka walaupun tidak sepaham dengan kita,” jelasnya usai acara.

Ia pun menegaskan bahwa mendukung paslon berdasarkan visi misi yang diusung oleh paslon tersebut. Dengan demikian hal iitu nantinya akan jadi kemaslahatan bagi seluruh masyarakat Bondowosoa, khususnya kepada umat islam yang ada di Bondowoso. “Pak Dhafir insyallah bisa berdiri di tengah-tengah rakyat yang majemuk yang ada di Bondowoso, insyallah mudah-mudahan,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa secara lembaga Tanaszaha netral. Namun, orang-orang yang didalamnya silahkan memilihi paslon yang memiliki visi dan misi yang baik. Sementara paslon di Bondowoso yang memiliki visi dan misi yang baik, ada pasangan Ahmad Dhafir dan Hidayat. Ia pun menegaskan, visi dan misi yang dibawa paslon ini cocok dengan program Tanaszaha. “Cocok cocok sekali tadi sudah lengkap dan panjang lebar diutarakan oleh beliau dan itu sudah didengar pengurus-pengurus Tanaszaha,” pungkasnya.
Sementara itu, KH. Erfan Khamil ketua Tanaszaha mengatakan bahwa, sebelumnya mengakui mendukung paslon yang lain. Setelah guru besar dari PP Zainul Hasan Genngong mendukung kepada paslon Dhafir-Dayat, maka otomatis semua alumni Genggong yang ada di Kabupaten Bondowoso juga mendukung Paslon Dhafir-Dayat. “Saya yakin semua alumni PP Zainul Hasan Genggong pernah mengalami hal seperti itu. Tapi semua janji itu sudah kita tinggalkan dan kami anggap angin lalu,” katanya.

Lebih tegas KH. Erfan Khamil, sebagai alumni atau santri akan patuh dan mengikuti perintah guru “Sami’na Wa atho’na. Karena kita yakin apa yang dijadikan janji-janji mereka, pak Dhafir pasti bisa melakukan itu semua dan tidak perlu disebutkan janji ini dan itu. Kalau mereka bisa seperti itu, masak pak Dhafir tidak. Saya yakin pak Dhafir lebih mampu dari itu semua. Insyaallah, memberikan perhatian khusus terhadap pendidikan pesantren,” ujarnya. Hadir dalam acara tersebut, Ketua MUI Bondowoso KH. Asyarai fasha, calon Bupati Ahmad Dhafir dan ratusan alumni Ponpes Zainul Hasan Genggong. (ifa)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional