pariwisata kabupaten malang

Menu

PKB Uji Kepatutan dan Kelayakan Bakal Calon Wakil Walikota Malang

  Dibaca : 520 kali
PKB Uji Kepatutan dan Kelayakan Bakal Calon Wakil Walikota Malang
Gunadi Handoko SH MM MHum saat akan mengikuti fit and proper test calon Wakil Walikota Malang . (gie)
space ads post kiri

*Gunadi: Tri Bina Cita, Tingkatkan Kota Malang Makin Bermartabat

 

Kota Malang, Memo X Siapa sosok yang bakal mendampingi HM Anton untuk maju sebagai sebagai Walikota Malang 2018-2023, hingga saat ini masih menjadi teka-teki. DPC PKB Kota Malang Sabtu (14/10/2017) sekitar pukul 10.00, melakukan uji kepatutan dan kelayakan bakal calon Walikota Malang di Baiduri Sepah Jl Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Dalam kesempatan ini hadir 5 orang bakal calon Walikota Malang yang siap mendampingi HM Anton. Ke 5 kandidat ini sebelumnya sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wakil Walikota Malang melalui DPC PKB Kota Malang. Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB melaksanakan Fit and Proper Test cukup ketat untuk menjaring sosok yang bakal mendampingi Abah Anton.

Ke 5 kandidat ini diantaranya Gunadi Handoko, Isnaini Anwar, Gufron Marzuki, Hadi Prajoko dan Siswo Waseso. Kelima calon itu akan mempresentasikan program serta visi dan misi dan selanjutnya ke sesi tanya jawab. Ketua LPP PKB Kota Malang, Arief Wahyudi menjelaskan, uji kelayakan dan kepatutan bakal calon Wakil Walikota Malang ini merupakan bagian dari proses demokrasi untuk mencari sosok pemimpin Kota Malang yang dilakukan oleh LPP PKB Kota Malang.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan itu, pihaknya menggandeng lima panelis yang kapabel di bidangnya. Mereka adalah Dr Mujab Mashudi dari NU, Drs Husnun N Djurait dari media, Nadia Andromeda seorang psikolog, Dr Nuruddin Hadi dari Universitas Negeri Malang dan Wawan Sobari yang merupakan pengamat politik FISIP Universitas Brawijaya.

Salah satu calon yakni Gunadi Handoko SH MH MHum, advokat Kota Malang yang sekaligus Ketua DPC Peradi Malang mengatakan bahwa pihaknya bakal bersinergi dengan Walikota Malang untik meningkatkan Kota Malang agar semakin bermartabat.

“Visi saya dengan Tri Bina Cita, kita tingkatkan Kota Malang sebagai kota bermartabat, Kota Malang sebagai kota Pendidikan, Industri dan Pariwisata. Tiga hal ini jika di fokuskan maka Kota Malang akan menjadi kota yang disegani dan semakin bermartabat. Martabat bukan sekedar masalah moral. Tapi bagaimana Kota Malang ini, pemerintah dan masyarakat bisa bersikap ramah, kotanya bisa menjadi kota yang asri, aman, pelayanan yang baik, keperdulian dengan rakyat, usaha berkembang, ada pemerataan lapangan kerja dan pembangunan,” ujar Gunadi.

Bahkan saat sesi tanya jawab masalah korupsi, Gunadi menjelaskan bahwa Korupsi memang seharusnya dibrantas. Bahkan dia cukup keras menanggapinya termasuk bagaimana hukuman yang layak bagi orang yang korupsi. “Angka korupsi sudah lama terjadi. Kuantitas kualitas semakin memingkat. Gal itu karena hukuman yang dijatuhkan tidak meminbulkan efek jera. Budaya malunya tidak ada. Hukumannya harus lebih kencang. Misalnya hak pilihnya dicabut hartanya diserahkan ke negara dan dimiskinkan,” ujar Gunadi. Dalam kesempatan ini Gunadi juga mengusulkan supaya di Kota Malang memiliki Kampung Arema. (gie/yan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional